*Wanita*
Sosok indah indah yang tercipta, keanggunan, kelembutan dan keiklhasan dan penuh kasih sayang sifatnya.Dia takut di sakiti dan paling kejam dalam menyakiti prinsipnya sederhana jangan buat dia kecewa maka anda pasti akan bahagia bersamanya, wanita seakan memang tercipta untuk menjadi sosok yang setia
Wanita pada dasarnya tak suka basa-basi,tak mengharap ubaran janji karena dia tak ingin janji menjadi alasan untuk membenci ketika janji itu tak di tepati yang pada akhirnya akan membuat dia sakit hati. Jadi, tunjukanlah padanya sesuatu yang benar-benar pasti *jujur lebih baik*
Wanita insan yang sangat senang di puji dan kebanyakan sangat enggan untuk memuji, jadi sangat wajar seorang lelaki memujinya dan lelaki harus bersikap sebaliknya seolah-olah enggan di puji. Tapi ingat..! Wanita suka kejujuran dan jangan ubah pujian itu jadi benci artinya , pujilah ia dengan alasan yang menunjukan bahwa ia memang benar-benar pantas di puji *kalau kamu benci silahkan caci, tapi...! resiko tanggung sendiri ya..??*
Wanita egonya sudah pasti di atas rata-rata (Tak tau bagaimana). hal ini di karenakan wanita itu selalu ingin lebih dicintai, disayangai, diperhatiin dan dimengerti walaupun terkadang hal ini membuat seorang lelaki merasa bahwa keadilan hanya berlaku pada *keadilan bagi seluruh rakya Indonesia* dan tidak pada Asmaranya. Alasan wanita itu sebenarnya sangatlah realistis yaitu di dasarkan pada sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa wanita itu adalah tulang rusuknya seorang laki-laki, jadi wajar saja karena wanita pasti akan berfikir *sebenci-bencinya lelaki pada seorang wanita tak mungkin dia bisa hidup tampa tulang rusuk*. Hal ini bukan bearti wanita tak butuh laki-laki, akan tetapi kita di tuntuk untuk berjalan berdasarkan Kodrat yang telah ada.
Wanita itu sifatnya terkadang susah di dan sulit di pahami, ibarat belajar mata pelajaran Geografi tantang Iklim yang terkadang tak pasti dan selalu berganti-ganti, atau yang lebih rumitnya lagi bagaikan belajar Ekologi bagaimana habitat benda hitup berintraksi dengan alam sekitarnya yang sangat sulit di prediksi.
Yang terakhir saya akan bilang bahwa setiap wanita itu punya penyakit yang sama, ya...Apalagi kalau bukan Cemburu..??. Katanya Cemburu itu tanda sayang, sekilas di pikirkan memang benar tapi, terkadang cemburu seorang wanita itu seakan membuatnya bersikap di luar Etika terlalu berlebihan sehingga cemburu yang semula diartikanya tanda sayang berubah arti menjadi sebuah kata yang seolah-olah bahwa cemburu itu adalah cara seorang wanita membatasi hak-hak seorang yang dia sayang .
Wanita insan yang sangat senang di puji dan kebanyakan sangat enggan untuk memuji, jadi sangat wajar seorang lelaki memujinya dan lelaki harus bersikap sebaliknya seolah-olah enggan di puji. Tapi ingat..! Wanita suka kejujuran dan jangan ubah pujian itu jadi benci artinya , pujilah ia dengan alasan yang menunjukan bahwa ia memang benar-benar pantas di puji *kalau kamu benci silahkan caci, tapi...! resiko tanggung sendiri ya..??*
Wanita egonya sudah pasti di atas rata-rata (Tak tau bagaimana). hal ini di karenakan wanita itu selalu ingin lebih dicintai, disayangai, diperhatiin dan dimengerti walaupun terkadang hal ini membuat seorang lelaki merasa bahwa keadilan hanya berlaku pada *keadilan bagi seluruh rakya Indonesia* dan tidak pada Asmaranya. Alasan wanita itu sebenarnya sangatlah realistis yaitu di dasarkan pada sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa wanita itu adalah tulang rusuknya seorang laki-laki, jadi wajar saja karena wanita pasti akan berfikir *sebenci-bencinya lelaki pada seorang wanita tak mungkin dia bisa hidup tampa tulang rusuk*. Hal ini bukan bearti wanita tak butuh laki-laki, akan tetapi kita di tuntuk untuk berjalan berdasarkan Kodrat yang telah ada.
Wanita itu sifatnya terkadang susah di dan sulit di pahami, ibarat belajar mata pelajaran Geografi tantang Iklim yang terkadang tak pasti dan selalu berganti-ganti, atau yang lebih rumitnya lagi bagaikan belajar Ekologi bagaimana habitat benda hitup berintraksi dengan alam sekitarnya yang sangat sulit di prediksi.
Yang terakhir saya akan bilang bahwa setiap wanita itu punya penyakit yang sama, ya...Apalagi kalau bukan Cemburu..??. Katanya Cemburu itu tanda sayang, sekilas di pikirkan memang benar tapi, terkadang cemburu seorang wanita itu seakan membuatnya bersikap di luar Etika terlalu berlebihan sehingga cemburu yang semula diartikanya tanda sayang berubah arti menjadi sebuah kata yang seolah-olah bahwa cemburu itu adalah cara seorang wanita membatasi hak-hak seorang yang dia sayang .







0 komentar:
Posting Komentar