Senin, 24 Februari 2014

Maaf Ibu



Ibu
Belum sempat aku ubah lelahmu jadi bahagiamu
Belum bisa aku menjadi sosok harapanmu
Deritamu seakan masih kekal tampa tawa
menanti dan terus menanti bahagia itu akan hadir

Ibu
Panas terik telah menjadi payung bagimu
Air hujan menjadi pembasuh tubuhmu..
Lelah dan letih bagian dari harimu
Seakan tawa saja tak ada waktu bagimu..

Ibu
Kau terpaksa pecahkan karang
Hanya demi sebuah Impian
Impian yang kerap ganggu tidurmu..
malamu berlalu dengan harapan

Ibu
aku berdoa dalam sujudku
aku tak ingin bahagia tampamu
bahagiaku itu harapamu
Senyumku Impianmu..

Ibu
aku tau..
sebanyak apapun air mata ini
air mataku yang menangis karena menyesal
aku tau tidak akan mampu membalas keringatmu yg mengalir karenaku.

Ibu..
Aku harap tuhan memberimu Umur panjang
Aku ingin puja kesempatan
kesempatan untuk membalas jas-jasamu
Jasa yang kau berikan untuku

Ibu..
aku tak ingin dirimu berlalu
berlalu dengan membawa Asa
yang belum sempat terkabulkan
masih menjadi penantian.

Ibu
bila doa mu untuku karna sebuah harapan
tapi aku tetap gagal dalam usaha itu.
maka doa kan aku ibu..
doa kan dengan alasan lainya...

0 komentar: